Tampilkan postingan dengan label Tips bertanam adenium. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips bertanam adenium. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 Agustus 2011

Memupuk Adenium



Kalo dilihat komposisi N-P-K yang tertera pada kemasan pupuk seedling dan florigen itu berbeda2, bisakah dijelaskan arti dan resep mana yg terbaik utk adenium?
Kuncinya ada di perbandingan N dan P. Boleh N tinggi asal P nya kecil, maka daun menjadi besar, caudex agak kecil, internode pendek. Sebaliknya N kecil dengan P besar, maka daun normal, caudex lebih besar, internode pendek.  Perbandingan N sama dengan P membuat adenium tumbuh dengan internode terlalu panjang   

Kira2 kapan timingnya pake pupuk utk seedling(1-8bln) dan florigen(8bln ke atas)? Apakah  kalo tanaman adenium dewasa sdh tidak perlu diberi pupuk seedling lagi?
Pupuk seedling diberikan pada tanaman adenium umur 1-8 bln, sedangkan pada tanaman 8 bln keatas dan masa perawatan sebaiknya diberi pupuk selang-seling, seedling dan florigen. Saat masa perawatan sebaikya ditambahkan kapur dolomit, ditabur ke media ½ sendok teh 2 bulan sekali, jangan dilarutkan dan dicampur pupuk. 

Apakah aplikasi untuk Adenium obesum dengan arabicum & TS berbeda? Bagusnya bagaimana?
Perlu diperhatikan latar belakang dan tujuan-tujuan tertentu , kembali ke fungsi masing-masing unsur pupuk, tinggal mana yg mau ditambah atau dikurangi.

Perlakuan yg diberikan ke adenium saya : 1x seminggu saya semprot pupuk bonggol (bahannya dari guano) di bonggol & medianya, 1x dua minggu saya siram EMK, 1x 3 bulan saya taburin NPK kadang dekastar kadang mutiara biru. Sdh tepatkah ?
Guano bisa ditinggalkan supaya tidak kebanyakan unsur P
EMK bisa diteruskan untuk membantu perombakan bahan organik media
NPK tdk masalah.

Setelah prunning atau grafting saya beri perangsang tunas juga cytokinin , apakah memang perlu?
Dalam kasus grafting dan pruning adenium secara ekonomis tidak perlu pemakaian hormon2 penumbuh tunas, karena tanaman yang memiliki perakaran sehat dengan sendirinya akan memproduksi sitokinin. Cukup pupuk seedling.

Kalo misalnya mau ngasih pupuk yang kebetulan bersamaan sama nyiram, bagusnya siram air dulu baru dikasih pupuk atau langsung pupuk saja nggak perlu disiram air lagi?
Bagusnya ngasih pupuk pagi atau malam hari?
Aplikasi lebih gampang bila pupuk dilarutkan dulu , lebih baik memberi pupuk pada pagi hari karena sebagian besar nutrisi terserap tanaman bersamaan dengan proses transpirasi.

Berapa lama kira2 waktu yang cukup supaya pupuknya terserap tanamannya? Misalnya pagi2 saya kasih pupuk nggak taunya siang turun hujan, apa perlu diulang lagi? Selama ini kalo nggak ada hujan, saya biarkan dulu 2-3 hari nggak disiram air dengan harapan pupuknya nggak langsung terbilas air. Kalo misalnya hujan seperti yang saya sebutkan tadi, besoknya saya ulang lagi.
Cara tersebut sdh betul, untuk menjamin ketersediaan nutrisi bagi tanaman.

= ** =

Kamis, 25 Agustus 2011

Tujuan Pruning

" Penginnya bonggol gendut melebar, cabang banyak, akar montok/bukan kriwis2. sementara ini perlakuan saya prunning ekstrim , benarkah yg saya lakukan ?"
Bahan makanan utama tanaman diolah dan dihasilkan di daun (CO2 dari udara diubah jadi gula). Gula bersama dengan mineral yang diserap tanaman kemudian membentuk jaringan tanaman, seperti batang, daun, dan cadangan makanan (di akar atau buah).
Bisa juga batang/cabang yang masih berwarna hijau membantu daun membentuk makanan, tentu hasilnya tidak sebanyak daun.  
Kalau diprunning ekstrim dimana mo masak ya? dapurnya gak ada...?

Hemat saya tujuan pruning utamanya adalah pembentukan pohon, misal mengarahkan arah pertumbuhan cabang.  Dan jangan keseringan ... :-D

Jumat, 13 November 2009

Adenium tumpuk tiga dari Depok


Munculnya adenium bertumpuk 3 dari tangan penyilang lokal diacungi jempol oleh Untari Retno Wahyuni, penyilang adenium di Yogyakarta.

Pemilik nurseri Omah Ijo itu, tengah membidani doxon dengan sinox. Yang disebut terakhir adenium petal tunggal yang punya gen tersembungi petal tumpuk.


Itu pengamatan tari di kebun. Sinox kerap muncul berpetal ganda, terutama di musim hujan. Tari berharap peluang lahir bunga dobel baru atau tripel jauh lebih besar ketimbang jika doxon disilangkan dengan adenium berpetal tunggal.


Cara lain, bunga doxon sebagai betina dibuahi berbagai serbuk sari bunga sekaligus.

Ulasan selengkapnya baca di majalah TRUBUS vol 480 bln November 2009.


Jumat, 19 Desember 2008

Pigmen Bunga Adenium

Warna bunga ditentukan oleh pigmen warna dari kelompok anthocyanidins, carotenoid, dan kloropil yang ada di sel bunga. Pigmen-pigmen tersebut dapat dipecah lagi menjadi petunidin (ungu), pelargonidin (merah scarlet), dsb.

Penurunan warna bunga adalah sebagai berikut : gen (G) menentukan enzym (E), enzym menentukan pigmen (P) : G à E à P. Pigmen warna dapat terbentuk dari pengaruh beberapa enzym.

Warna bunga ditentukan oleh banyak gen, multihibrid, dan warna akhir bunga ditentukan pula oleh aksi gen (inter atau intra lokus), entah itu dominansi, epitasi dll.

Pigmen warna khususnya kelompok anthocyanidin yang memberi warna merah, ungu, pink, terdapat di bagian rongga (vacuola) sel, larut dalam air, dan dipengaruhi PH sel. Bentuk vacuola dipengaruhi tekanan turgor sel, flexibilitas diding sel, dan kondisi hipotonik atau hypertonik

Point di atas dapat dipakai untuk menjelaskan permasalahan sekitar bunga sbb :

1. Dalam satu bunga mungkin dijumpai banyak pigmen warna, hingga tidak heran kadang bunga berubah warna sejalan dengan waktu, atau kondisi yang berubah karena pengaruh musim. Putih jadi pink, merah jadi biru kehitaman, merah kehitaman jadi merah dst.

2. Tidak selamanya adenium bunga putih menurunkan adenium bunga putih pula. Genotipe C_I_, ccI_, cc ii semuanya menghasilkan fenotipe adenium putih (bagian yang kosong bisa terisi alela dominan atau resesif warna merah A atau yang lain). Tapi bila C_I_ disilangkan dengan ccI_ atau cc ii, beberapa turunan akan menghasilkan adenium berwarna merah, pink pula

3. Suhu, kelembaban, dan pemupukan berpengaruh pada kandungan air dan tingkat keasaman sel bunga. Dengan sendirinya akan berpengaruh pada besar warna bunga.

Hal ini menjawab pertanyaan mengapa awal musim-pertengahan panas waterfall nampak merah pecah bergaris putih, sedangkan pada pertengahan-akhir musim panas waterfall hanya berwarna merah. Perubahan waterfall mungkin dapat mudah dipahami akibat adanya peristiwa plasmolysis dalam sel.

Contoh lain, bunga yang disemprot bumbu masak juga menjelaskan pengaruh keasaman sel terhadap warna bunga.


Salam, Tharie



Kamis, 18 Desember 2008

Adenium Aming












“ Kenapa ya seeds adenium yang kutanam kok kayaknya kurus-kurus tumbuhnya..” suara seorang rekan dengan nada sedikit frustasi terdengar dari telepon yang tengah saya genggam.

“ ha..ha..ha.. bagus khan.. hari gini khan gak model badan gendut.. “ jawab saya berseloroh.

Terdengar nada ngedumel gak jelas. ( mirip lebah nyanyi bareng.. :-D)

“ sebelum ditanam pasti kamu rendam pakai slimming tea ya..” goda saya lagi.

“ iiihh… emang gitu teori ilmiahnya..” sahut rekan saya sewot.

Gantian saya yang tertawa ngakak. Prototipe banget sih saya dengan ilmiah… berkali-kali bercanda khan boleh tooh… :-D


Seed adenium tumbuh kurus…ada beberapa kemungkinan penyebab munculnya gejala

“aming” (hiks… pinjam badannya Aming ekstravaganza yang memang kurus banget) di bibit adenium tersebut :

  1. Media yang dipakai terlalu subur dan banyak kandungan unsur nitrogen (N) dalam bentuk amonium (NH4 atau urea).
  2. Kurangnya unsur phospor (P) dalam media yang digunakan. Namun perlu hati-hati pula terlalu banyak unsur P dan NH4 sekaligus dalam media, akan membuat tanaman tumbuh terlalu subur. Pada tanaman adenium gejala tersebut akan nampak pada jarak internode yang memanjang, batang besar tapi lunak (sukulensi), dan daunnya membesar. Kebanyakan unsur nitrat (NO3) tapi kurang unsur NH4 dan P juga timbul masalah lain. Bibit adenium tumbuh kompak memang, tapi berbatang kecil, demikian juga daunmenjadi kecil.
  3. Kurang sinar matahari selama persemaian. Kalau bibit selada memang harus disemai ditempat yang gelap, tapi jangan dilakukan untuk bibit adenium.

Jadi menurut saya, untuk mengatasi “pohon aming” tersebut :

  • Gunakan soilless media dan tidak perlu diberi tambahan pupuk “starter” pada media tersebut sampai tanaman berumur 2 minggu. Tidak perlu campuran pupuk kandang dalam media. Selain hhiiii….(itu kan kotoran to) .
  • Setelah tanaman berumur 2 minggu s/d 4 bulan, upayakan pupuk yang digunakan harus memenuhi syarat ( Insya Allah pupuk Growite memenuhi unsur berikut )
  1. a. Unsur amonium (NH4) harus kurang dari 40 % total nitrogen.
  2. b. Perbandingan unsur N dan P harus lebih besar 1 : 3
  3. c. Dosis nitrogen perbulan jangan lebih dari 200 ppm (part per million). Poin c ini yang terpenting menurut saya.
  • Persemaian harus mendapat sinar matahari yang cukup (minimal 3 jam per hari) dan berangin, agar proses respirasi berjalan normal. Selama menyemai tidak perlu dikerudungi plastik Selain “sumuk”, respirasi juga tidak berlangsung dengan baik, he..he..he..

Senin, 15 Desember 2008

Root Mealy Bug


Organisme berwarna putih yang menempel di akar yang sangat bandel dan menjengkelkan biasa di sebut Root Meally Bug (RMB)

Serangan RMB kebanyakan menyerang adenium yang bermedia non tanah (cocopeat, sekam dan sekam bakar dan atau campuran ketiganya). Adenium yang kurang sehat juga lebih rentan serangan RMB.


Bagaimana mengatasi RMB ?.

  • Ganti media , tapi sangat tidak praktis.,
  • Disemprot insektisida, tapi menghendaki kesabaran karena tidak langsung terlihat efeknya (sekarang disemprot- besoknya RMB langsung hilang). Baru beberapa kali penyemprotan, gejala serangan terlihat berkurang.
  • Bagaimana dengan perendaman pot berikut tanamannya ? Cara perendaman mungkin keefektifannya akan berkurang kalau yang dipakai itu adalah jenis insektisida kontak , apalagi kalau dalam perjalanannya insektisida tersebut juga harus bersentuhan dengan tanah. Akan lebih efektif kalau dipakai insektisida jenis sistemik. Sekali lagi cara ini tetap butuh kesabaran.
  • Selain berbagai cara diatas, tanaman yang terlihat terserang RMB bisa diberi tambahan pupuk N tinggi (NPK Mutiara 25-7-7). Untuk tanaman di bawah 3 bulan cukup 5 butir. Hanya efeknya adenium jadi nampak langsing dan daunnya besar-besar, bonggol jadi nampak kecil.

Cara terakhir ini cukup efektip dan murah, tapi tidak aplikabel untuk adenium jenis arabicum.

Salam

Tharie – Omahijo Jogjakarta

Adenium Unggul





Pertanyaan dari beberapa hobbies adenium via e-mail, saya rangkum dibawah ini. Semoga membantu dan dapat berguna bagi hobbies adenium yang lain.

Sulitkah membuat bibit adenium yang unggul?
Terdapat beberapa jenis dan varietas adenium. Masing-masing mempunyai kekurangan dan keunggulan. Sebagai contoh ada beberapa varietas yang arah seleksinya bunga yang bagus, namun adapula yang arah seleksinya untuk menghasilkan bonggol atau batang bawah yang baik. Jadi pemilihan jenis atau varietas adenium, tergantung pada tujuan penanaman kita.

Apa media adenium yang paling baik/cocok ?
Tidak ada rumusan baku mengenai media yang paling cocok untuk adenium. Semua campuran media bagus, bila cocok dengan lingkungan dan cara pembudiyaan kita. Media tanam yang baik adalah yang mampu mengikat air dan udara sekaligus (porous tapi dapat meluluskan air), mensuplai kandungan hara, murah dan mudah didapat. Sesuaikan campuran media dengan kondisi lingkungan di tempat kita (intensitas sinar matahari, angin, dll), serta hobi siram menyiram kita. Bila kita banyak waktu dan suka menyirami tanaman, tambahkan jenis unsur media yang kurang mengikat air (misal pecahan batu, pasir, sekam, sekam bakar). Tapi kalau kita agak malas (seminggu sekali menyirami), tambahkan unsur media yang mampu mengikat air (cocopeat, humus, pupuk kandang).

Cuaca yang bagaimanakah yang cocok untuk adenium
Habitat asli adenium ada di gurun pasir afrika. Namun bukan berarti pola tanam yang cocok harus sesuai dengan kondisi gurun. Adenium cinta air, namun akarnya benci kondisi media yang becek. Adenium suka pupuk. Adenium membutuhkan sinar matahari. Adenium sangat suka kondisi cuaca seperti di Indonesia, dibandingkan di gurun Afrika, di Taiwan, di Thailand, di India, atau di USA.

Adenium memerlukan sinar matahari langsung atau perlu naungan ?
Adenium merupakan kelompok tanaman C3. Tanaman ini butuh sinar matahari lansung dengan intensitas 80 %. Namun demikian untuk tanaman dewasa, sinar matahari selama 8-12 jam sehari sangat baik untuk pertumbuhan dan pembungaan. Sedangkan tanaman muda, bibit umur 6 bulan kebawah butuh sinar matahari 4 jam sehari, sedangkan bibit 6 – 12 bulan, 6 jam sehari.

Bagaimana cara mendapatkan bibit adenium ?
Bibit adenium dapat kita peroleh dari beberapa nurseri yang ada di tanah air. Namun demikian kualitas dan nama baik nurseri perlu jadi bahan pertimbangan.

Sering gagal stek adenium, bagaimana cara yang benar?
Kegagalan stek biasanya disebabkan oleh kualitas bahan stek dan kesalahan penanganan. Pilih bahan stek yang telah dewasa namun jaringan tanaman belum tua. Upayakan media cukup basah namun tidak becek, dan terkena sinar matahari 4 jam sehari. Yang kami lakukan adalah memilih bahan stek yang telah berkayu, namun kulit kayu belum terlalu berwarna kecoklatan. Tanam dalam media dan langsung disiram dengan air hingga basah dan di tempat memperoleh sinar matahari ( 4 jam sehari). Air hujan, siapa takut. Penyiraman selanjutnya dilakukan kalau pada stek tersebut telah muncul mata tunas.

= ** =

Sabtu, 13 Desember 2008

Media Tanam Adenium


Dear all, Sekali lagi tentang media, teman saya pernah memakai media pakai batu silika (kecil-kecil warna putih), ternyata hasilnya cukup bagus, untuk nutrisinya selalu disiram, dan rutin diberi pupuk NPK ataupun pupuk cair, sehingga media tetap putih bersih, hasilnya juga bagus. Di millist adenium si bule pada photos ada repotting dan medianya kayakanya full pake batu kecil-kecil...gimana...sebab saya mau aplikasikan dan adenium itu mau saya pajang di ruang tamu..sehingga kelihatan tidak kotor..
Gimana mbak thari...proses pertumbuhan tanaman dengan media batu kerikil. thank's Dibyo

Mas Dibyo…
Sampai sekarang saya masih percaya prinsip media adalah harus mampu menyediakan air sekaligus udara dan mampu mendukung tegaknya tanaman. Apapun jenis media yang dipakai asal memenuhi prinsip tersebut OK saja. Masalah nutrisi kita tinggal mengaturnya dengan pupuk.

Batu silika seperti yang Mas Dibyo sebutkan hanya memenuhi dua prinsip media, ada udara dan mendukung tegaknya tanaman, tapi minim air. Konsekuensinya harus sering-sering disiram air dengan pupuk tentunya…… mirip hidroponik.

Saya pernah mencoba pakai media “full “ pasir malang ukuran 2-4 mm. Tiap pagi dan sore saya siram air + pupuk. Tanaman tumbuh baik, tapi banyak pupuk yang terbuang …. boros. Muncul ide perendaman. Pagi dan sore saya rendam dalam air + pupuk sekitar 5 menit. Tanaman dapat tumbuh dengan baik, tapi kalau ada lebih dari 10 pot …… bisa pegel semua tangan dan menyita waktu.

Ada nursery besar di Semarang (Gama Cactus Nursery) melakukan praktek tersebut diatas, bedanya mereka membuat bak perendaman besar sekaligus ratusan pot diletakkan di situ. Perendaman memakai sistem buka – tutup, praktis ….. tanaman mereka subur ….. tapi biaya investasinya wow.

Saran saya kalau mau pakai media batu silika sekalian pakai pot hidroponik yang pakai bak penampung, supaya tidak boros pupuk karena terbuang. Hal lain yang perlu diperhatikan, batuan silika biasanya mempunyai permukaan yang licin hingga menyulitkan akar untuk mencengkeram media.

Pasir malang cocok digunakan saat musim hujan, media tanam menjadi porous sehingga meminimalkan busuk akar.

Salam

Thari Wie

www.omahijo.com

Adenium & Hujan



Melongok dari jendela, terlihat hamparan tanaman adenium dengan daun-daun yang rimbun dan hijau segar. Curah hujan membuat adenium tumbuh subur , saat musim panas lalu adenium kurang pasokan air. Saat air melimpah daun-daun tampak segar & subur.

Tapi... o la..la...

Panas dan teriknya matahari datang menerpa silih berganti disela-sela hujan yang mengguyur...


Hujan agak mereda di Jogja. Hampir seminggu tanpa sinar matahari, full mendung, full hujan dari malam ke malam lagi, 2 hari terakhir matahari muncul juga akhirnya. Panas menyengat di kulit.


Dari efek di daun adenium, mari kita bayangkan apa yang terjadi saat panas terik di tengah musim hujan :


Terpaan matahari dapat membuat daun “overheated” bila tidak segera didinginkan melalui penguapan (evaporasi) air di daun. Prosesnya dikenal dengan nama transpirasi dan inilah yang menyebabkan terjadi aliran air dalam tubuh adenium. Air mengalir dari tanah, akar, batang, cabang, ranting, daun dan akhirnya menguap melalui pori daun (stomata). Bbrrr …….. sejuk, plong …… serasa minum sprite …….. Apalagi dalam aliran air itu terbawa dan terserap juga nutrisi yang dibutuhkan adenium. Top, tubuh dingin, nutrisi terpenuhi ….hebat kali adenium ini.
Seribu sayang …….. musim hujan membuat udara sekitar begitu lembab. Temperatur yang terlanjur rendah, mengurangi kapasitas udara menampung air. Karena terik matahari, air di pori tanah juga ikut menguap, menambah lembab udara, menambah runyam keadaan. Sudah lembab, makin lembab saja. Bayangkan betapa gerah adenium diterpa matahari saat musim hujan.
Mengapa, hujan kok kepanasan ?


Kelembaban tinggi menghambat berlangsungnya transpirasi. Udara lembab tak kuasa lagi menampung tambahan uap air dari daun. Aliran air di tubuh adenium “MANDHEK”, transpirasi tidak berjalan, serapan nutrisi ikut berkurang, dan daunpun merana kepanasan. Keadaan makin parah dengan menutupnya stomata bila kena matahari tapi tidak ada transpirasi. Lengkap sudah penderitaan adenium. Belum lagi jamurpun ikut meramaikan suasana ditengah penderitaan adenium.
Akhirnya ……… daun-daun pun menguning, berjamur, dan berguguran …….. satu demi satu.


Bingung ? Tidak perlu.

Serangan jamur x atau z bila kita melihat kenampakan luar saja, cukup sulit rasanya. Phomopsis atau fusarium kadang di mata awam sulit membedakan. Pada beberapa kejadian, gejala serangan (perubahan warna di batas bagian yang sakit dan sehat), sering nampak seperti phomopsis. Namun banyak yang bilang itu fusarium, atau serangan jenis jamur lain.
Satu-satunya jalan memang harus dilihat orgnisme penyebab. Ini yang rasanya berlebihan bagi sekelas kita. Kecuali kebun kita memang luas, hal di atas menjadi urgen.
Prinsip : jamur berkembang melalui spora yang kadang terbawa oleh air hujan. Musim hujan pembawa suasana lembab, plus sedikit sinar matahari membawa kehangatan, seakan-akan surga bagi jamur.
Pencegahan : teorinya hindari kemungkinan terciptanya suasana seperti di atas, putus mata rantai hidup jamur. Ada yang pakai 1) naungan UV, 2) ada yang menyiram sehabis hujan, 3) ada yang memberi fungisida plus perekat, 4) ada yang menyemprot larutan cuprum (tembaga), dst.
Yang saya lakukan biasanya point 3 (fungisida spektrum luas kontak maupun sistemik, bergantian).

Bagaimana dengan pemupukan?, ya saya tetap memupuk. Malah saya tambah dengan Kalsium Nitrat.


Tharie Wie
www.omahijo.com

Senin, 24 Maret 2008

Menanam Benih Adenium ala Omah Ijo

Tidak ada hal khusus tentang media dan cara tanam benih. Sama seperti media adenium lainnya, yang penting porous dan permeable. Yang saya lakukan dalam menanam benih adenium selama ini, sbb. :

Memilih media tanam yang sesuai. Saya telah mencoba berbagai macam media al
  • Campuran cocopeat, sekam bakar, dan pasir sungai. Perbandingan 2 : 2 : 1.
  • Campuran pasir, sekam bakar, dan kapuk. Perbandingan 6 : 3 : 1
  • Campuran pasir, sekam bakar, dan pupuk kandang. Perbandingan 1 : 1 : 1
  • Biji kapuk, sekam bakar, dan pasir. Perbandingan 2 : 2 : 1
  • Cocopeat saja
  • Biji kapuk saja
  • Pasir saja
  • Sekam, pupuk kandang, kompos. Perbandingan 6 : 1 : 3
Meski prosentase tumbuh ke 8 media tersebut di atas sama sekitar 90 %, namun jenis media terbaik adalah media a. Media c dan f membuat bibit tumbuh terlalu subur dan memanjang langsing). Media e dan g membuat tanaman harus segera dilakukan transplanting setelah tanaman berumur 1 bulan. Media h bikin kepala pusing karena sulit sekali membedakan antara sekam dengan benih adenium
  1. Letakkan benih secara horizontal dengan kedalaman kurang dari 1 cm
  2. Lakukan penyiraman sesering mungkin hingga media menjadi basah. minimal 1 hari sekali.
  3. Lakukan penanaman di tempat terbuka, berangin, dan mendapat sinar matahari langsung (optimum 4 jam/hari). Tidak perlu dikerudungi plastik. Saya yakin nyamuk atau lalat tidak doyan adenium. Rasanya Pahit….!!!
  4. Setelah bibit tumbuh 2 daun, kurangi penyiraman dan tambah intensitas matahari secara bertahap.
  5. Pemupukan mulai dapat dilakukan setelah tanaman berumur 2 minggu. Sampai umur 3 bulan pakai pupuk campuran dengan komposisi perbandingan nitrogen, phospor, kalium sebesar 5 : 26 : 5. Hati-hati jangan pakai pupuk yang kandungan amonium nitrogennya (NH4, urea) lebih dari 30 %, bisa tumbuh seperti Aming nantinya.
Selamat bertanam benih adenium.

Tharie Wie
www.omahijo.com

Senin, 10 Maret 2008

Busuk Tanduk Adenium

Lama aku belajar hp bunga yang sewarna sampai psm 1, sampai entah habis puluhan bunga yang terobek sia2.... (aka cuma satu dua yang jadi tanduk).... setelah psm 2 kemarin, aku nyoba2 hp antar jenis adenium, hasilnya, udah pada keluar tanduk muda... gotcha..... ternyata lebih mudah menyilangkan adenium dengan bunga yang berbeda ( trial : fragnant star x arabicum ; fragnant star x miss thailand ; fragnant star x adenium klasik).
Agar tanduk tadi bisa sampai dipanen, bagaimana mengatasi busuk tanduk yang
dimulai dari ujungnya ? apakah harus diberi tambahan kalium ( MKP ) ? salam, Dodi Andreas

Mas Dodi,
Dulu saya juga sering bingung dengan busuk tanduk. Ternyata di tempat saya si pembawa ulah adalah “lalat buah”. Dia paling senang dengan buah muda, nggak tahu kenapa mungkin “nyidham” kalee …. Tapi yang tua pun juga mau.
Mungkin bisa dicoba pasang perangkap untuk lalat tersebut. Siapa tahu problemnya sama dengan yang di Mino . …. Dengan uang sekitar 20 rb, kita dapat mengamankan daerah seluas 4000 m2 lebih, dari serbuan lalat buah. Murah meriah ….
Kalau belum berhasil pula barangkali ada penyebab lain busuk buah tersebut, seperti :
  1. Serangan jamur, biasa terjadi di musim hujan. Atasi dengan fungisida
  2. Malnutrisi, fruit set menyebabkan kompetisi pasokan karbohidrat dengan organ lain tanaman. 3. Sebenarnya kalau pupuk dan air kecukupan, busuk buah jarang terjadi.
  3. Genetis, bisa jadi itu merupakan bentuk “incompabillity” atau masalah hormonal. Misal silangan arabicum dengan yang lain vice versa, pod pecah sebelum waktunya dan mengundang datangnya jamur. Beberapa kasus dapat diatasi dengan penyemprotan hormon giberelin.
Selamat panen raya ……

Salam,   Tharie Wie
www.omahijo.com

Sabtu, 23 Februari 2008

F I L O



Awal tanam Juni’07, 75% penanaman berhasil, normalkah adenium saya, apa yang salah, ada beberapa arabicum dengan kondisi yang sama, mohon pencerahannya, sebagai informasi media campuran pasir malang, sekam bakar, pupuk kandang, (1:2:0,5), makanan ramuan bu Tharie, B1,novel**** ( 2 minggu sekali), fungisida (1 bln sekali), terima kasih untuk para sesepuh yang selalu jawab sms saya bila ada apa-apa dengan adenium saya ( eyang kakung tonny, mbah suro, pak anas, bu tharie, pak adi,pak tomo,pak doddy dengan makalahnya, dll ). Terima kasih, Abe

Ikutan mengenang Adenium Pertama ach.
Adenium pertamaku yang ndak jelas jenisnya ini sudah setahun lebih dormant, dan setelah kunjungan mas Sigit, di analisa ternyata ada kesalahan di media (terlalu banyak pasir).
Sesuai dengan anjuran beliau, media langsung di ganti dan akhirnya kini sudah mulai bersemi.
Thank untuk Tipsnya mas Sigit. Regards, Thomas

Senang rasanya bisa membantu kawan....., salam, Sigit

Merawat seedling memang bak merawat bayi. Rasa “sayang” semua tertumpah kepadanya, yang menurut kita terbaik maunya kita berikan semua kepadanya. Giliran si bayi diultimatum “obesitas”, datanglah itu bingung. Giliran si seedling diultimatum “ngaming”, datang pula itu resah. Adakah yang SALAH ?
Tidak ada yang salah dalam hal ini. Hanya “kurang tepat” dan “kurang pas” aplikasi saja.
Penyebab utama “penyimpangan” pertumbuhan seedling ke arah ngaming, adalah :
- Sinar matahari kurang tepat dan pas. Anggapan kelembaban tinggi harus dijaga saat menumbuhkan seedling, di aplikasikan kurang pas. Banyak kasus seedling ditaruh di tempat teduh (remang-remang lagi). Ini cocok untuk anthurium dan brocoli, bukan adenium. Ada hubungan langsung sinar matahari – phytohormon - pertumbuhan
- Nutrisi berlebihan. Ini sih akibat penyakit yang menjangkiti semua hobi-is, FILO (=Falling in Love Obsession). FILO memang menyenangkan dan inilah yang memberi warna hidup kita, tanpanya aspek kehidupan akan terasa hambar. Hanya saja, lebih tepat dan pas kalau dibarengi obyektivitas. Ada hubungan langsung antara pola pertumbuhan tanaman dengan jenis speci, umur atau fase tumbuh, dan nutrisi yang disediakan.
Dan ini semua akibat ulah pola pertumbuhan tanaman adanya. Masih ingat, tanaman selalu berusaha “menggapai matahari“ ? Masih ingat, pertumbuhan sel tanaman seperti layaknya “selang” vacuum cleanner, selalau mendahulukan pertumbuhan memanjang dibanding lateral. Bagaimana ME-REKAYASA-NYA ?? salam, Tharie Wie

Bu Tharie makasih pencerahannya, istilah FILO memang sedang menjangkiti saya, percobaan pertama menanam seedling busuk karena kebanyakan siram (takut kurus karena kurang pasukan air), percobaan kedua seedling keriput kurang siram (takut busuk kesalahan pertama), percobaan ketiga seedling ngaming (kurangi penyiramam tapi ditempatkan di tempat teduh), percobaan keempat bibit dari Bu Tharie +/- 1,5 bulan (awal puasa) mudah-mudahan tidak salah lagi (tapi mataharinya lagi tenggelam awal musim hujan), pokoknya coba terus lah, Bu siap-siap saya mintain biji lagi.
Apakah adenium saya akan bisa gemuk seperti milik rekan-rekan. Abe

Ada dua istilah untuk gejala pemanjangan stem yang up normal, y.i :

1. Etiolasi, karena seedling tumbuh pada tempat yang kurang sinar matahari
Etiolasi sebagai indikasi pitokrom merah (Pr) tidak aktip sedangkan pitokrom merah jauh (Pfr) dalam kondisi aktip.

2. Sukulensi, karena seedling kelebihan nutrisi atau hormon tertentu.
Apalagi kalau dari jenis adenium yang secara genetik mempunyai potensi memanfaatkan sumber daya yang ada semaksimal mungkin.
Berikut foto seedling yang saya foto pagi ini. Catatan, faktor lain yang sering terlupakan dalam merawat seedling adalah masalah individu tanaman yang berada di pinggir area tanam. Bagian ini sering tidak mendapat porsi yang sama saat penyiraman, dan biasanya tanaman di bagian ini tumbuh merana pula kalau “water man” kurang teliti .
Semoga bermanfaat.

Tharie Wie
www.omahijo.com

Selasa, 18 Desember 2007

Diskusi "Musim Hujan"




Ikutan nimbrung diskusi “musim hujan” dari sisi yang lain. Menurut hemat saya, musim hujan dapat dibagi menjadi tiga fase, yaitu :

Awal musim hujan (akhir musim kemarau)
Ciri, sinar matahari cukup banyak, suhu udara panas, kelembaban udara absolute (Ah) tinggi, kelembaban udara relatip (Rh) tinggi, hujan masih jarang terjadi, dan sumber air tanah maupun air permukaan sedikit.
Dampak bagi tanaman :
Proses transpirasi (proses pendinginan) terganggu karena tingginya nilai Rh. Keadaan ini diperparah dengan sulitnya proses pendinginan secara konduksi lewat daun, karena bahang panas pada fase musim ini juga tinggi. Akibatnya tanaman akan kepanasan, daun dan batang tanaman nampak layu meski masih nampak hijau. Kalau kondisi parah ranting dan daun akan menguning dan rontok.
Kesalahan yang sering dilakukan pada fase ini, melihat tanaman nampak layu timbul anggapan tanaman kurang air. Padahal kelayuan muncul bukan karena kekurangan air (seperti pada musim panas), namun akibat terganggunya proses penyerapan air karena transpirasi terhambat. Dampak selanjutnya gampang diduga, zona akar akan kelebihan air dan mengundang penyakit.

Pertengahan musim hujan
Ciri, sinar matahari terhalangi mendung, suhu udara turun, kelembaban udara absolute (Ah) turun / rendah, kelembaban udara relatip (Rh) tinggi, frekwensi hujan tinggi, dan sumber air tanah maupun air permukaan melimpah.
Dampak bagi tanaman :
Kelembaban (Rh) tinggi pada suhu yang rendah merupakan kondisi ideal pertumbuhan spora jamur. Tanaman yang tidak sehat atau bagian tanaman yang tua menjadi rentan serangan jamur. Genangan-genangan air pada bagian batang, bonggol, dan daun (bagian-bagian yang kaya karbohidrat) cepat atau lambat akan diserbu jamur.

Akhir musim hujan (awal musim kemarau)
Ciri, sinar matahari mulai banyak terlihat, suhu udara naik, kelembaban udara absolute (Ah) naik / tinggi, kelembaban udara relatip (Rh) turun/rendah, hujan semakin jarang terjadi, dan sumber air tanah melimpah sedang air permukaan menurun.
Dampak bagi tanaman :
Transpirasi dapat berjalan dengan baik dan dengan demikian proses penyerapan nutrisi dapat berlangsung dengan baik pula. Proses pertumbuhan tanaman dimulai kembali.
Apakah pembangunan “green house” dapat memecahkan masalah musim hujan ? penanganan green house yang tidak tepat justru akan memperparah keadaan, “menyelesaikan masalah dengan menambah masalah baru”.
Demikian rekans, pemahaman saya tentang musim hujan.

Thari Wie
www.omahijo.com

Batang Adenium Kurus




From : Erlim


Hello,
Mau tanya saya punya beberapa pohon adenium umur +/- 1 bulan yang bijinya dikasih oleh rekan milis tapi kelihatan pertumbuhannya kurang sehat, batangnya berwarna merah, daunya lewat (8 daun), tingginya 4-5 cm, diameter batang persegi (tipis) tidak bulat seperti umumnya adenium apakah adenium tersebut kurang gizi.
Media sekam bakar + cocopeat + pupuk kandang (2:1:1) dua hari sekali di semprot vi*****n 32:10:10.

From : Tharie

Mas Erlim dan rekan-rekan,
Kembali ke rumus dasar fenotipe = f (genotipe, lingkungan). Kenampakan visual yang teramati mata (fenotipe) ditentukan oleh faktor genetik (genotipe) dan lingkungan. Benih obesum tidak akan menghasilkan arabicum. Tapi bagaimana kalau benih obesum tumbuh mirip kacang panjang ? Jelas faktor lingkungan yang bicara disini.
Ada banyak alasan lingkungan, namun untuk kasus mas Erlim hal tersebut berkaitan dengan pemberian pupuk. Bukan kurang gizi tapi malah kebanyakan gizi.
Pedoman untuk rekans penghobi adenium :
“Pupuk dengan porsi kandungan N (nitrogen) tinggi lebih tepat digunakan bila bercocok tanam sayuran, bukan untuk adenium “
Bagaimana kalau sudah terlanjur ? Lakukan koreksi pemupukan. Lambat laun dalam perkembangannya, tanaman tersebut juga akan bersosok normal seperti seharusnya tanaman adenium.
Pupuk kandang ?? Ingat pesan bu Menteri yang sering muncul di TV, cuci tangan dengan sabun sehabis menggunakan pupuk kandang, untuk mencegah penularan Flu Burung (???). Ah …. yang bener aja ???

From: Muhammad Aulia Adnan

Wah kok saya jadi bingung jadinya harus pakai pupuk yang kaya apa. Saya sangka semua tanaman sama perlakuan pemupukannya. Sekarang sih di media saya tabur dek...plus TE yg N tinggi. Sementara utk pupuk saya pakai organik dengan kombinasi N tinggi dan juga pupuk dengna P dan K tinggi. Niat awal sih karena saya punya tanaman dengan tingkat kedewasaan berbeda tapi nggak mungkin semprot satu-satu, jadi saya selang-seling saja dengan teratur. Sekarang sih arabicum memanjang keatas belum gendut2.

From: Green Girls ReNDezvous

Mbak Thari terima kasih banyak ilmunya selama ini aku salah ,maunya sih pengen dapet baby yang gemuk kaya di Webnya Mbak Thari....... ......ga tahunya kebanyakan gizi....

Jumat, 14 Desember 2007

Bunga Adenium Layu & Rontok



From : Wildan

Rekans HELP ME, Pleazzzzz!
Moradoklok, Black Ruby and Daeng Sirri sedang keluar kuncup bunga, tapi tidak sampe mekar bunga layu dan rontok. Selama ini saya pupuk dengan Growite 1x/minggu kadang saya kombinasi dengan Growmore. Selain itu, beberapa pohon lainnya daun menguning dan rontok. Bahkan Poisedonku hampir botak. FYI, pohon2ku aku letakkan di halaman tanpa peneduh n kena ujan.

Kira-kira apa penyebabnya? Apa mungkin karena kehujanan? Mohon saran rekans. Terimakasih.

From : Tharie

Mas Wildan dan rekan-rekan,
Ada beberapa penyebab terjadinya kerontokan bunga / daun rontok, seperti :
• Serangan penyakit, kutu, jamur, dan ulat.
• Kondisi cuaca yang tidak mendukung
• Malnutrisi baik hara makro maupun dan mikro

Cek adakah serangan hama penyakit tersebut di atas. Saya pernah menjumpai ada ulat kecil di dalam bunga penyebab bunga rontok. Atasi dengan insekstisida dan fungisida yang tepat.
Awal musim hujan ditandai kelembaban tinggi dan panas. Proses evapo-transpirasi terganggu. Pendinginan melalui daun terganggu, air sulit menguap karena tingginya kelembaban udara. Daun menguning karena kepanasan dan kemudian rontok, demikian pula dengan bunganya. Ciri faktor cuaca ini, daun rontok terjadi secara acak tidak terbatas pada daun tua saja.
Cuaca lembab dan panas juga menyebabkan terganggunya serapan nutrisi, karena proses aliran air dari tanah - akar – batang – daun – udara menjadi terhambat.
Bila daun menguning kebanyakan terjadi pada daun tua sebelah bawah, kemungkinan besar ada gangguan nutrisi. Lakukan pengecekan ke akar tanaman. Adakah media menjadi terlalu basah (becek) karena hujan ? Bila ya, lakukan repoting. Bila tidak, penyebab malnutrisi karena pengaruh cuaca lembab dan panas tersebut di atas.
Untuk menanggulangi pengaruh cuaca awal musim hujan, tempatkan tanaman di daerah berangin, lakukan penyiraman pada daun di pagi hari untuk membantu pendinginan. Jangan takut hujan. Adenium tidak takut hujan. Pada pembibitan skala besar ada pernah saya lihat, sehabis hujan tanaman malah disirami daunnya. Lho kok … aneh ?

From: Awwaby Hafidz

Terima kasih Mbak Thari, walau belum sempat tanya di milis ternyata sudah ada pencerahan perihal daun jadi kuning secara acak, sekali lagi terima kasih.

From : Wildan

Mbak Thari,
Luaaar Biasaaaaa!
Itu yang bisa saya serukan untuk penjelasan mbak Thari atas problem bunga rontok buat saya dan rekan lainnya. Terimakasih Prof.!

Oh ya pertanyaan lagi, Mbak! Kalau bunga mengecil itu karena apa ya? Apa juga karena kekerungan unsur hara juga atau komposisi medianya yang tidak pas. Soalnya begini, aku selama ini pake Growite (aku promosiin lho,Mbak:p ) plus growmore 1xseminggu, hasil memang bunga semarak dgn rumpun banyak, dan ini juga aku gunakan untuk euphorbia, hasilnya sama bunga marak dan rumpun banyak, but daun agak mengecil. Apa mungkin media harus di ganti?


From : Tharie

Mas Wildan dan rekan-rekan. .,
Bunga mengecil, hal ini cuma masalah pilihan dalam hal produksi dan distribusi karbohidrat hasil asimilasi.
Luas daun menentukan jumlah karbohidrat yang dihasilkan. Agar diperoleh luasan daun yang sama, pilihan yang tersedia adalah daun besar tapi jumlah sedikit, atau pilih daun lebih kecil tapi jumlah banyak ? Demikian pula dengan pemanfaatan karbohidrat, pilih batang besar sedikit berumpun atau batang kecil berumpun banyak ? Berarti pula bunga sedikit tapi besar atau pilih bunga agak kecil tapi lebih banyak ? Semua bisa diatur, kata Warkop.

Pertanyaan mas Wildan akan lebih mudah dijawab, bila ada informasi media tanam yang digunakan selama ini, dan bagaimana cara pemeliharaannya ?. Kena sinar matahari sepanjang hari, atau di teras rumah ? Berapa kali seminggu tanaman disirami ? Apakah selama ini selalu saja diberi pupuk bunga, tanpa diselingi pupuk vegetatip (seedling) ? Informasi tersebut penting sebab pengaruh pupuk juga ditentukan oleh jenis media tanam dan cara perawatan. Anggrek dengan akar gantung tentu beda perawatan dan cara pemupukannya dengan adenium.
Media terlalu porous dan sering disirami dapat menyebabkan beberapa unsur pupuk ikut “tercuci”. Kurang penyiraman dapat menganggu pertumbuhan (organ tanaman dapat tumbuh besar kuncinya adalah air). Temperatur tinggi dapat menyebabkan hilangnya unsur tertentu dalam pupuk karena penguapan, dsb. Pemberian pupuk bunga secara terus menerus berarti mengabaikan pertumbuhan vegetatip, dapat menyebabkan daun kecil.

Namun “rule of thumb” nya, daun kecil dapat terjadi karena kekurangan N. Solusinya, tambah dosis pupuk atau selingi dengan pupuk vegetatip (seedling). Atau tambahkan sedikit urea. Kandungan NH4 sangat cepat mempengaruhi besar nya daun yang baru tumbuh.

Catatan : dari pengamatan selama ini, pada adenium (sehabis pruning, rontok bunga, atau cutting) periode pembungaan selanjutnya akan terjadi setelah batang (stem) baru, tumbuh mencapai ukuran tertentu atau setelah daun baru tumbuh melebihi jumlah tertentu (jumlah internode tertentu). Bagaimana di tempat rekans sekalian ? Apakah juga demikian ?
Maaf belum bisa menyebutkan kisaran angka “tertentu” tersebut saat ini. Ada yang berkepentingan untuk thesis katanya. Jadi ini termasuk bocoran ……. .
Namun pada intinya, selingan pupuk vegetatip (seedling) menjadi PENTING diantara masa pembungaan, untuk kepentingan perkembangan tanaman secara keseluruhan.


Semoga bermanfaat

Tharie Wie www.omahijo.com

end