Tampilkan postingan dengan label Great Expectation. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Great Expectation. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Januari 2009

Sinox Double Petal




















Laksana mendapat durian runtuh...( walah...walah...:-D ) tiap tangkai adenium sinox yang tengah berbunga ternyata mekar 2 layer... alias bunganya tumpuk..!!
Rejeki awal tahun nich... alhamdullilah.
Bayangkan bila adenium yang aslinya tidak tumpuk itu nantinya stabil tiap mekar tumpuk terus dan bisa disilangkan... hmmmmm yummy...yummy...
( Isu atau gosipnya bunga tumpuk 'katanya' nggak bisa disilang karena komponen bunga tidak lengkap ).
Sebenarnya beberapa kali di omahijo bunga-bunga adenium yang lain kedapatan mekar dengan petal tumpuk tapi sayang tidak mekar sempurna.

Saat rekan di Makasar kedapatan bunga adeniumnya sering mekar tumpuk, banyak pertanyaan yang saya ajukan, nah ... sekarang pertanyaan itu untuk diri saya sendiri... ha..ha..ha..
Ternyata nggak gampang jawabnya..
Yang pasti, si sinox jadi sasaran obyek penelitian nich... semoga segera ada hasilnya.

Selasa, 11 Maret 2008

Warna BUNGA & Tingkat KEASAMAN

Hari Senin sore kemarin bersama Gallo & Nadjwa, saya iseng-iseng membuat percobaan “ Pengaruh keasaman terhadap warna bunga “
  • A. Kami kumpulkan beberapa bunga warna merah seperti Red Dusk, Prominent, Red Ferari, dan Sonoma.
  • B. Kumpulan bunga tersebut kami campur air dan diremas-remas hingga air berwarna kemerahan akibat larutnya pigmen antosianin bunga dalam air.
  • C. Setelah disaring, kami tampung air perasan bunga yang berwarna kemerahan tersebut dalam gelas. Sampai disini Gallo berkomentar : wah bisa dipakai sebagai cat air. Si bungsu bilang, persis obat batuk rasa strawberry.
  • D. Untuk memudahkan melihat pengaruh keasaman, air perasan bunga kami tampung dalam “ex. tabung percobaan” Wied.
  • E. “ Ayo Nadjwa tabung paling kiri ditetesi pake ini ya….” ( air cuka / asam asetat ). Abragedabra ….. warna berubah menjadi merah cerah. Lebih cerah dibanding tabung di tengah (tanpa perlakuan)
“ Kakak Gallo , tabung paling kanan ditetesi juga .. tapi pakai yang ini ..” ( soda kue /sodium bicarbonat) . Abragedabra ….. warna pun berubah menjadi merah gelap. Lebih gelap dibanding tabung ditengah (tanpa perlakuan).
Kok bisa ….. ?, komentar mereka serempak. Nah yang satu ini membuat saya bingung bagaimana mesti menjelaskan ke mereka.

Dengan agak sedikit muter-muter sana-sini, intinya saya jelaskan ke mereka bahwa warna bunga yang sering kita lihat dipengaruhi oleh kondisi keasaman cairan dalam bunga. Mungkin saja suatu saat tanaman yang sama akan berbunga dengan warna yang sedikit berbeda antara musim kemarau dengan musim hujan. Pertanyaan mereka malah jadi berkembang, apa itu keasaman, apa itu cairan bunga, apa itu basa ? Waduh …. ??!!@$%# …

Ditengah beres-beres peralatan, sekonyong-konyong si sulung pengidap ‘autis’ datang dengan sebotol pemutih pakaian (sodium chlorate) ? “ Satu lagi Gallo.. yang tengah ditetesi pakai ini..” ucap Wied sambil mengasongkan pipet berisi cairan pemutih.
Begitu diteteskan cairan pemutih , wwussshhh …….warna merah di tabung tengah berangsur-angsur berubah menjadi merah cerah – orange – kuning – dan akhirnya menjadi putih bening. “ wuih….yang ini lebih aneh lagi ya ... “ kata Gallo. …Ya.. iya lah……..

“ Hmmmm… , sekarang ditetesi apa lagi ya..” si ‘autis’ lirik kanan lirik kiri…
“ Sudah… bubar… sudah selesai.. jadi ke Mc D tidak ? ” saya buru-buru mempercepat beres-beres peralatan.

Capeeeeekkkkkk dech……..

Tharie Wie
www.omahijo.com

Sabtu, 23 Februari 2008

F I L O



Awal tanam Juni’07, 75% penanaman berhasil, normalkah adenium saya, apa yang salah, ada beberapa arabicum dengan kondisi yang sama, mohon pencerahannya, sebagai informasi media campuran pasir malang, sekam bakar, pupuk kandang, (1:2:0,5), makanan ramuan bu Tharie, B1,novel**** ( 2 minggu sekali), fungisida (1 bln sekali), terima kasih untuk para sesepuh yang selalu jawab sms saya bila ada apa-apa dengan adenium saya ( eyang kakung tonny, mbah suro, pak anas, bu tharie, pak adi,pak tomo,pak doddy dengan makalahnya, dll ). Terima kasih, Abe

Ikutan mengenang Adenium Pertama ach.
Adenium pertamaku yang ndak jelas jenisnya ini sudah setahun lebih dormant, dan setelah kunjungan mas Sigit, di analisa ternyata ada kesalahan di media (terlalu banyak pasir).
Sesuai dengan anjuran beliau, media langsung di ganti dan akhirnya kini sudah mulai bersemi.
Thank untuk Tipsnya mas Sigit. Regards, Thomas

Senang rasanya bisa membantu kawan....., salam, Sigit

Merawat seedling memang bak merawat bayi. Rasa “sayang” semua tertumpah kepadanya, yang menurut kita terbaik maunya kita berikan semua kepadanya. Giliran si bayi diultimatum “obesitas”, datanglah itu bingung. Giliran si seedling diultimatum “ngaming”, datang pula itu resah. Adakah yang SALAH ?
Tidak ada yang salah dalam hal ini. Hanya “kurang tepat” dan “kurang pas” aplikasi saja.
Penyebab utama “penyimpangan” pertumbuhan seedling ke arah ngaming, adalah :
- Sinar matahari kurang tepat dan pas. Anggapan kelembaban tinggi harus dijaga saat menumbuhkan seedling, di aplikasikan kurang pas. Banyak kasus seedling ditaruh di tempat teduh (remang-remang lagi). Ini cocok untuk anthurium dan brocoli, bukan adenium. Ada hubungan langsung sinar matahari – phytohormon - pertumbuhan
- Nutrisi berlebihan. Ini sih akibat penyakit yang menjangkiti semua hobi-is, FILO (=Falling in Love Obsession). FILO memang menyenangkan dan inilah yang memberi warna hidup kita, tanpanya aspek kehidupan akan terasa hambar. Hanya saja, lebih tepat dan pas kalau dibarengi obyektivitas. Ada hubungan langsung antara pola pertumbuhan tanaman dengan jenis speci, umur atau fase tumbuh, dan nutrisi yang disediakan.
Dan ini semua akibat ulah pola pertumbuhan tanaman adanya. Masih ingat, tanaman selalu berusaha “menggapai matahari“ ? Masih ingat, pertumbuhan sel tanaman seperti layaknya “selang” vacuum cleanner, selalau mendahulukan pertumbuhan memanjang dibanding lateral. Bagaimana ME-REKAYASA-NYA ?? salam, Tharie Wie

Bu Tharie makasih pencerahannya, istilah FILO memang sedang menjangkiti saya, percobaan pertama menanam seedling busuk karena kebanyakan siram (takut kurus karena kurang pasukan air), percobaan kedua seedling keriput kurang siram (takut busuk kesalahan pertama), percobaan ketiga seedling ngaming (kurangi penyiramam tapi ditempatkan di tempat teduh), percobaan keempat bibit dari Bu Tharie +/- 1,5 bulan (awal puasa) mudah-mudahan tidak salah lagi (tapi mataharinya lagi tenggelam awal musim hujan), pokoknya coba terus lah, Bu siap-siap saya mintain biji lagi.
Apakah adenium saya akan bisa gemuk seperti milik rekan-rekan. Abe

Ada dua istilah untuk gejala pemanjangan stem yang up normal, y.i :

1. Etiolasi, karena seedling tumbuh pada tempat yang kurang sinar matahari
Etiolasi sebagai indikasi pitokrom merah (Pr) tidak aktip sedangkan pitokrom merah jauh (Pfr) dalam kondisi aktip.

2. Sukulensi, karena seedling kelebihan nutrisi atau hormon tertentu.
Apalagi kalau dari jenis adenium yang secara genetik mempunyai potensi memanfaatkan sumber daya yang ada semaksimal mungkin.
Berikut foto seedling yang saya foto pagi ini. Catatan, faktor lain yang sering terlupakan dalam merawat seedling adalah masalah individu tanaman yang berada di pinggir area tanam. Bagian ini sering tidak mendapat porsi yang sama saat penyiraman, dan biasanya tanaman di bagian ini tumbuh merana pula kalau “water man” kurang teliti .
Semoga bermanfaat.

Tharie Wie
www.omahijo.com

Rabu, 16 Januari 2008

ALIEN ATTACK..!!!!



Tharie wrote :
Rekan… look..entah kesasar atau sedang bingung, benih-benih ALIEN mencoba menyerang adenium. Semangat ekpansi yang luar biasa !!!!!.
Apakah tidak sadar kalau getah adenium itu PAHIT dan bisa IRITASI ?
Mari kita tunggu, siapa pemenangnya. Adenium atau sang Benalu ?

Tomo wrote :
Terbuka satu peluang penelitian baru mBak....
kalau nanti yang menang alien-nya, siapa tahu benalu adenium mempunyai kasiat yang sama atau lebih baik dibandig benalu teh. Who knows?

Eek wrote :
kalo benalunya yang menang.. coba dites, bude.benalunya di kembang biakkan ke adenium lain. siapa tau bukan benalunya yang beradaptasi menjadi tahan pahit dan anti iritasi. siapa tau adenium yang satu itu tak sepahit kaum adenium yg lain. ternyata bukan cuma kita yang kesulitan mencari lowongan kerja. benalu pun kesulitan cari lowongan
hidup.

Muklis wrote :
Waduh hebat kali nih benalunya, mungkin aja mbak didaerah jogja udah tidak ada lagi pohon untuk perkembangan bayinya jadi tau di tempat mbak thari banyak pohonnya langsung aja "dia" menyerbu kesana he..hehe...he. ..Biarkan aja mbak saiapa tau nanti ada manfaatnya.

Made wrote :
Bukankah segala bentuk keunikan pada adenium disebabkan oleh virus dan sejenisnya?..., seperti kristata misalnya, yang notabene dapat meningkatkan nilai dari adenium itu sendiri.Nah, siapa tahu karena digrogoti benalu, adenium tsb akan muncul menjadi adenium yang super aneh, biarkan saja Mbak Tharie benalunya, kita lihat saja nanti hasilnya…Made

Tharie wrote :

Betul mas. Mau saya tungguin….
Kalau benalu cemara atau benalu teh, bisa jadi obat, kenapa tidak dengan benalu adenium. Makin pahit obat, makin ampuh ............ . he he he he he.
Kemarin sore, si benalu sudah mengeluarkan tentakel penghisap. Mari kita intai apa yang akan dilakukan selanjutnya ............ ...

Masih tentang “keluarga benalu”.
Setelah pasukan mendarat, ketahuan belangnnya sudah. Capsule pendarat mulai mengeluarkan tentakel penghisap ……. Hiiiiiiiiii. SOS, may day, may day .....
Teman.. teman ........ mohon doa restu.
Mari berdoa bersama agar si adenium mampu bertahan dari segala marabahaya yang menyerang. .........





Made wrote :
Pertanyaannya adalah: “ siapakah yang bersedia menjadi orang pertama yang mencoba teh benalu adeniumnya?

Krisnata wrote :
Mbak ,... itu ada dua kemungkina lho.
1. Benalu alien nya menghisap melalui tentakelnya demi mendapatkan nafas penghidupan baru atau..
2. Benalu allien nya sedang meng "inject" virus versi terbaru yg bisa memutasikan bunganya menjadi Biru, kuning, dan Hijau di satu kelopak, berpetal 7, Berbonggol kuning, berbatang hitam dan yg terakhir berdaun variegata merah...
Nah lho,... kalau kasus nomer 2 kan hoki,.... hi hi hi