Kamis, 17 Januari 2008

Pollen Adenium



Pertanyaan :
Mengapa HP yang saya lakukan sering gagal menghasilkan buah (seed pod) ? Kalaupun seed pod terbentuk, mengapa gagal di tengah jalan ? Untuk kelompok arabicum, RCN dan Thai Soco, buah seringkali ‘pecah’ (matang) sebelum waktunya (seperti pada gambar). ‘Mangkel’ deh lihat buah yang sudah besar-besar tapi lahir premature (gagal matang ditengah jalan) .…………
Jawab :
Ada dua alasan terjadinya peristiwa ‘gagal buah’, yaitu mekanis dan biologis. Kegagalan mekanis biasa terjadi pada masa pra-pembuahan (buah sejak awal tidak terbentuk) seiring dengan gagalnya penyatuan polen dan stigma. Secara mudahnya terjadi proses HP salah sasaran, polen tidak diletakan pada bagian semestinya (G spot, receptive area) di stigma. (Catatan : untuk dapat terjadi pembuahan, hanya dibutuhkan satu butir polen yang tumbuh pada permukaan stigma dan membentuk tabung polen). Untuk mengurangi kemungkinan salah sasaran, maka dalam proses HP pergunakan sebanyak mungkin polen untuk satu stigma.
Kegagalan biologis dapat terjadi pada masa pra-pembuahan dan post-pembuahan (buah dapat terbentuk tapi tidak pernah matang sempurna). Alasan yang sering melatar belakangi kejadian ini adalah karena kondisi tanaman tidak fit, kurang unsur mineral atau nutrisi tertentu, serangan penyakit, dll. Tapi mengapa tetap saja GAGAL BUAH pada jenis ARABICUM yang fit, RCN yang rajin dipupuk, dan THAI SOCO ?
Para pemulia tanaman sampai pada kesimpulan, bahwa ada serangkaian alela majemuk ‘S’ (S1, S2, S3 …….) yang mengendalikan pembuahan atau peristiwa gagal buah atau inkompabilitas. Gagal buah boleh jadi karena masalah interaksi fisiologis antara polen (yang haploid) dan stigma (yang diploid), polen dan stigma mempunyai alela yang sama. Contoh betina S1S2 x jantan S1S2 akan terjadi gagal buah. Perkawinan S1S2 x S1S3 akan lebih kompatibel. Gagal buah juga dimungkinkan karena ada masalah dengan gen homolog dalam persilangan tersebut.
Apa itu homolog ? Bagaimana untuk mengenali kemungkinan terjadi gagal buah dan mengatasi masalah inkompabilitas ini ? salam, Thari Wie

Pertanyaan mbak (sebenarnya dari segi the bijis) Cukup kah satu pollen untuk membuahi bunga adenium jadi buah ? diperjelas, apakah satu pollen dapat menghasilkan buah (pod) Ya.. untuk buah berbiji satu seperti kelapa, mangga, dll. Tidak (?).. bagi the bijis (adenium)
Pada bagian kelamin betina bunga adenium terdapat 2 ovary (ada yg tiga - jadi 3 pods) yang masing masing ovary terdapat banyak (puluhan ? ratusan ?) ovule (megaspore terdiri dari 1 telur, 2 sinergid, 2 polar inti, 3 antipodal). Puluhan/ratusan ovule tersebut akan berkembang menjadi puluhan/ratusan biji (satu ovule = satu biji). Pada proses polinasi (penyerbukan) , jika satu pollen yg melekat di stigma.. beberapa menit kemudian pollen akan mengalami germinasi membentuk tabung pollen menuju ovule dalam ovary.. satu pollen akan membelah menjadi 2 sel sperm kemudian keduanya menuju ovule melalui tabung pollen, satu sperm menyatu dengan telur (dalam ovule) membentuk zygote (bakal individu baru) dan satu sperm menyatu dengan dua polar inti membentuk endosperm (bahan makanan buat bakal baby adenium tumbuh). Satu sperm membuahi satu telur.. artinya satu pollen membuahi satu ovule membentuk satu biji.. Jika pengen semua ovule dibuahi menjadi semua biji.. pollen dengan jumlah yang sama dengan jumlah ovule dalam setiap ovary. Satu ovary membentuk satu pod..
Apakah satu pollen cukup membentuk buah ? Mungkin buah akan terbentuk, apakah akan menghasilkan hanya satu biji yang fertile ? dan selebihnya biji infertil ?
Sedikit tambahan.. dengan alasan yang sama akan menjawab kenapa setiap biji tumbuh menjadi individu baru yang berbeda2 walaupun berasal dari satu pod yang sama. Jika satu pollen cukup untuk membuahi ratusan biji.. maka keragaman (variasi) individu dari ratusan biji tersebut akan menjadi kecil/seragam (paling tidak.. seragam dari trait yg diturunkan dari pejantan (pollen). Salam - Zai

Wah, diskusi yang menarik bang.
Nambahin pertanyaan aja nih...
Kenapa ada pod yang berisi banyak biji, ada pula pod yg berisi sedikit biji? Kalo memang 1 pollen saja yang berhasil menempel di stigma sudah cukup utk menghasilkan buah adenium, kenapa jumlah biji yang dihasilkan berbeda2 ya? Salam – Farika

Nambah satu lagi dong pertanyaannya. .
kalo polen yg dipakai utk membuahi putik, berasal dari 2 bunga yg berbeda jenis (misalnya polen fadia n doxon dicampur buat membuahi yello).. kira2 apa yg terjadi ya?
kalo baca yg Bang Z.. kemungkinannya hanya pollen fadia saja yg membuahi yello atau hanya polen doxon aja yg membuahi yello.. begitukah? atau bisakah 2 pollen beda bunga melebur?? mohon pencerahan dong... salam – angga

Pertanyaanku sama nih, bagaimana kalau pollen kembang sepatu (soalnya banyak banget tuh pollennya) dipakai untuk membuahi adenium, bisa nggak ya? Kalau nggak bisa karena apa, maklum waktu pelajaran biologi sering bolos :D salam - Ermi

friends..
Adenium punya ovule/megaspora yang banyak.. dia punya banyak sel telur dalam masing masing megaspora.. Artinya perlu banyak sperm untuk fertilisasi membentuk zygote.. karena satu pollen menghasilkan satu sperm yg membuahi telur. Agar buah berisi banyak biji perlu banyak pollen membuahi semua telur. Tapi bila satu saja pollen membuahi, mungkin pembentukan buah tetap terjadi hanya isi biji saja cuma satu.
Mengacu pada uraian di atas, maka kemungkinan pembuahan oleh beberapa pollen dari beberapa bunga bisa terjadi. bisa saja doxon dan fadia punya saham dalam produksi biji.
Dengan alasan yg sama dalam hybridisasi untuk memastikan hanya pollen pejantan yg dimaksud yg membuahi sehingga bunga dikarantina sebelum diserbuki, diserbuki sebelum pollen sendiri matang, dan juga penutupan bunga setelah pollinasi dilakukan. Hal itu semua untuk memastikan tidak ada kontaminasi pollen alien yg membuahi bunga yg dipolinasi.
Mbak Ika, jika sperm yg membuahi telur sedikit maka biji yg dihasilkan tentu sedikit. Kadang kadang buah yg jadi sendiri (bantuan angin, hewan dll) jumlah biji dalam pod tidak sebanyak hasil hand polinasi.. mungkin ada hubungan dengan jumlah pollen yg melekat di putik.
Buah hasil HP juga kadang2 menghasilkan biji yg sedikit.. mungkin karena kualitas pollen atau umur bunga dah kurang untuk membuahi.. atau penyebab ketidakcocokan genetis.
Mas Bejatt, kayaknya ga bisa mas polen jeruk.. entah pollen masih mau membentuk tabung pollen.. tapi yg jelas sperm tidak bisa nyatu dengan telur karena sifat genetik yg berbeda (misalnya jumlah kromosom, dll) kayak anak kunci dengan gemboknya lah.. kunci mobil mercy ga cocok ama kunci gembok pagar rumah.. hehehe

Tanaman punya kecocokan genetis yg tinggi untuk saling kawin mengawini jika keduanya masih dalam satu spesies yang sama, namun banyak juga yg bisa kawin antar spesies (interspecies) , sebagian kecil ada yg bisa kawin antar genus (intergenera) terutama anggrek. Kalau lain genera, apalagi lain family kayaknya belum bisa deh mbak..
Pada musim kawin di sungai ikan2 jantan melepaskan sperm untuk membuahi telur2 yg dikeluarkan oleh betina.. Saat itu bapak2 kodok, bapak2 penyu, bapak2 buaya ga perlu khawatir para sperm ikan yg jutaan di sungai itu bakal bikin hamil anak2 gadis mereka yg suka berenang2 di situ.. hehehehe salam - zai

Iya bang sudah terjawab, thanks banget ya atas penjelasannya. Dulu waktu pertama kali nyoba HP, suka sebel kalau nyobek bunga adenium gak ada pollennya sama sekali. Nah di kantor kan banyak sekali bunga kembang sepatu yang suka pamer pollen. Suka berandai-andai kalau saja bisa disilang gitu, walaupun dalam hati sih bilang pasti gak bisa, tapi gak tahu alasan ilmiahnya.
Tapi ada satu pertanyaan lagi sehubungan dengan kalimat bang Zai berikut ini :
Kalau lain genera, apalagi lain family kayaknya belum bisa deh mbak.. Apakah dalam jangka waktu lama (evolusi) ada kemungkinan bisa :D Salam - Ermi

Dulu kita sebut ga bisa .. saat ini dah ada yg berhasil ngawinkan tanaman intergenera (dalam family yg sama) - selain anggrek. di family araceae dah ada yang bisa kawinkan dari genus Colocasia dengan genus Alocasia.
Saat ini dengan campur tangan manusia sudah bisa "saham sifat" diikutkan ke sel individu lain menghasilkan turunan yg sama sekali baru namanya tanaman transgen. Dah ada strawberry yg bisa hidup di musim dingin bersalju daun ga membeku.. karena pembawa sifat (gen) binatang kecil yg hidup di dalam es tanpa membeku sudah dimasukkan dalam kromosomnya. Dah ada juga daun tembakau yg bercahaya pada malam hari karena gen pembawa sifat pembentuk fluorisense dari kunang-kunang sudah ditanamkan padanya. Kabarnya dah ada jagung yg akarnya mampu menghasilkan senyawa allelopati yg sifatnya seperti herbisida yg mampu menekan pertumbuhan gulma sebagai hasil rekayasa genetik dari tanaman pengahasil allelopati. Jika sekiranya nilai ekonomi hasil transgen adenium cukup tinggi, barangkali saat ini gen adenium dah dicampur aduk dengan gen penghasil warna bunga biru, coklat, kuning dllsb. Mungkin suatu saat dengan rekayasa penyesuaian kromosom atau apalah namanya bisa saja kemudian bisa dikawinkan antar genera atau antar family.. salam - Zai

Rabu, 16 Januari 2008

ALIEN ATTACK..!!!!



Tharie wrote :
Rekan… look..entah kesasar atau sedang bingung, benih-benih ALIEN mencoba menyerang adenium. Semangat ekpansi yang luar biasa !!!!!.
Apakah tidak sadar kalau getah adenium itu PAHIT dan bisa IRITASI ?
Mari kita tunggu, siapa pemenangnya. Adenium atau sang Benalu ?

Tomo wrote :
Terbuka satu peluang penelitian baru mBak....
kalau nanti yang menang alien-nya, siapa tahu benalu adenium mempunyai kasiat yang sama atau lebih baik dibandig benalu teh. Who knows?

Eek wrote :
kalo benalunya yang menang.. coba dites, bude.benalunya di kembang biakkan ke adenium lain. siapa tau bukan benalunya yang beradaptasi menjadi tahan pahit dan anti iritasi. siapa tau adenium yang satu itu tak sepahit kaum adenium yg lain. ternyata bukan cuma kita yang kesulitan mencari lowongan kerja. benalu pun kesulitan cari lowongan
hidup.

Muklis wrote :
Waduh hebat kali nih benalunya, mungkin aja mbak didaerah jogja udah tidak ada lagi pohon untuk perkembangan bayinya jadi tau di tempat mbak thari banyak pohonnya langsung aja "dia" menyerbu kesana he..hehe...he. ..Biarkan aja mbak saiapa tau nanti ada manfaatnya.

Made wrote :
Bukankah segala bentuk keunikan pada adenium disebabkan oleh virus dan sejenisnya?..., seperti kristata misalnya, yang notabene dapat meningkatkan nilai dari adenium itu sendiri.Nah, siapa tahu karena digrogoti benalu, adenium tsb akan muncul menjadi adenium yang super aneh, biarkan saja Mbak Tharie benalunya, kita lihat saja nanti hasilnya…Made

Tharie wrote :

Betul mas. Mau saya tungguin….
Kalau benalu cemara atau benalu teh, bisa jadi obat, kenapa tidak dengan benalu adenium. Makin pahit obat, makin ampuh ............ . he he he he he.
Kemarin sore, si benalu sudah mengeluarkan tentakel penghisap. Mari kita intai apa yang akan dilakukan selanjutnya ............ ...

Masih tentang “keluarga benalu”.
Setelah pasukan mendarat, ketahuan belangnnya sudah. Capsule pendarat mulai mengeluarkan tentakel penghisap ……. Hiiiiiiiiii. SOS, may day, may day .....
Teman.. teman ........ mohon doa restu.
Mari berdoa bersama agar si adenium mampu bertahan dari segala marabahaya yang menyerang. .........





Made wrote :
Pertanyaannya adalah: “ siapakah yang bersedia menjadi orang pertama yang mencoba teh benalu adeniumnya?

Krisnata wrote :
Mbak ,... itu ada dua kemungkina lho.
1. Benalu alien nya menghisap melalui tentakelnya demi mendapatkan nafas penghidupan baru atau..
2. Benalu allien nya sedang meng "inject" virus versi terbaru yg bisa memutasikan bunganya menjadi Biru, kuning, dan Hijau di satu kelopak, berpetal 7, Berbonggol kuning, berbatang hitam dan yg terakhir berdaun variegata merah...
Nah lho,... kalau kasus nomer 2 kan hoki,.... hi hi hi


Selasa, 15 Januari 2008

UNTARI RETNO WAHYUNI: Serius Ciptakan Hibrida Baru Adenium



Ia kepengin suatu saat komunitas adenium dunia mengenal Indonesia sebagai penghasil hibrida adenium berbunga istimewa.

Cita-cita itu pula yang membuat Untari Retno Wahyuni, pecinta adenium di Yogyakarta, tertarik untuk serius menyilangkan sukulen berjuluk mawar gurun. Cukup banyak adenium hibrida yang sukses ditelurkannya. First day, novella, deal, renjana, Yu mi ko, dan inocento adalah beberapa nama adenium hibrida karya Tari, sapaan akrabnya. Banyak silangan yang belum diberi nama atau dalam taraf penyempurraan. Sebagian lagi sudah beredar di kalangan hobiis adenium, namun tidak dikenal sebagai silangannya.

Tari mengaku sudah cukup banyak pemain yang mencoba lebih serius menyilangkan si mawar gurun. Takjarang mereka saling tukar informasi, termasuk berbagi dan pamer hibrida dari masing-masing penyilang. Kalau melihat hasil silangan yang diperlihatkan rekan penyilangnya, kualitas dan kuantitasnya sudah menggembirakan. Tinggal tunggu keberanian saja buat di-publish, ujarnya.

TANTANGAN SUAMI
Cerita dimulai kira-kira empat tahun silam. Tari jatuh hati pada adenium saat melihatnya dalam sebuah pameran. Sebelumnya ia memang sudah menggemari tanaman hias berbunga indah, terutama anggrek. lbu dua putri ini terpukau melihat poster berisi foto 101 hibrida adenium dengan kelir yang berbeda-beda. Saya takjub karena corak bunganya warna-warni. Akhirnya saya beli satu bunga blue hawaii, lalu beli lagi morodoklok. Dan terus berlanjut sampai saya punya ke semua varian yang ada dalam poster itu, kenangnya.

Suami saya menantang saya untuk menyilang. Masak sih semua harus dari Bangkok, kata Tari. Ditambah lagi para hobiis adenium di Tanah Air juga ramai memperbincangkan cara menghasilkan biji adenium. Secara kebetulan wanita yang kini mengibarkan merek Omahijo Nursery, menemukan lebah yang terjepit dalam anther slit bunga blue hawaii. Ini yang lantas menjadi inspirasi mengenai cara penyerbukan bunga adenium.

Ia lantas belajar mengenai morfologi bunga dan juga mekanisme penyerbukan aneka bunga dari berbagai literatur biologi. Tari menemukan adanya kesamaan struktur dan posisi organ reproduksi adenium dengan Asclepias erosa (desert milk weed) sejenis rumput liar asal Afrika.

Dugaannya, mekanisme penyerbukan kedua tanaman itu serupa. Ia pun mempraktikkannya selama 6 bulan dan ternyata berhasil.

Setelah silangan pertama berbunga, alumnus Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta ini makin berminat. la menyebut menyilang tanaman itu enigmatic, penuh teka-teki yang mengasyikan bila diselami. Selain dituntut berpikir, berimaginasi, juga perlu kesabaran layaknya mengurai benang kusut. Tapi tak bisa disangkal, keberuntungan juga dibutuhkan. Belum lagi perasaan harap-harap cemas waktu menunggu benih yang kita semai berbunga. Akankah mekar sesuai harapan kita, membawa kejutan, atau berubah jadi melodrama yang menyedihkan, ujarnya antusias.

BUTUH LOMPATAN
Penyilang asal kota gudeg ini menerapkan dua metode penyilangan. Metode pertama adalah improvement, bertujuan menyempurnakan kekurangan pada bunga yang sudah populer sekarang. Setiap muncul kembang anyar dari Thailand atau Taiwan, dicari kekurangannya dan apa yang perlu ditamoahkan agar lebih menarik. Dilakukan untuk mendapatkan hasil bagus dalam waktu relatif cepat. Butuh lompatan jntuk mengejar ketertinggalan dari Taiwan dan Thailand yang telah mulai lebih dari 10 tahun yang lalu, ungkapnya.

Prinsip dasar penyilangan improvement adalah pretty on pretty. Bunga yang punya kelebihan tertentu disilangkan dengan bunga yang memiliki kelebihan berbeda. Menurutnya, karakter anak hasil silangan dipengaruhi tetua jantan-betina dengan porsi seimbang, 50.50. Novella adalah contoh penerapan metode ini. Pilih tetua yang mempunyai ciri dekat dengan tujuan penyilangan. Anakan yang dlhasilkan tidak jauh dari cantik-cantik dan cantik sekali, tandasnya.

Metode kedua adalah penyilangan unique. Tujuan akhirnya, menghasilkan bunga yang benar-benar unik, belum pernah ada di pasar baikwarna, corak atau kombinasi keduanya. Dibutuhkan waktu relatif lebih lama dari metode pertama. Harus membuat breedingline untuk sifat yang kita inginkan. Intinya, buat line untuk sifat-sifat rertentu yang kelak akan kita gabungkan. Saya sedang berusaha mencetak bunga berpola harry potter tetapi warnanya terbalik.

BAGI-BAGI BIJI
Hasil silangan dikategorikan bagus jika fase generatif, berbunga pertama kali, tidak terlampau lama alias waktu kurang dari 8 bulan. Setiap tangkainya harus memiliki tiga kuntum bunga pertangkai saat pertama kaji berbunga. Bentuk dan tampilan bunga bagus, warna tegas dan tahan lebih dari 10 hari. Bentuk yang ideal, menurut saya, bunga membulat, petal overlap-penuh, petal tebal dan tidak melengkung ke atas atau ke bawah. Petalnya rata, corong bunga tidak terlalu panjang dan mulut corong bunga sempit, ungkap Tari.

Tak semua hasil silangan langsung dijual, sebagian disimpan untuk dikembangkan, sebagian bahkan dibagi-bagi ke kolega. Awalnya, Tari menyemai sendiri biji hasil silangan nya karena hasil panen memang belum terlalu melimpah. Saat bertambah banyak, ia pun pusing ketika harus menyemai. Saya tawarkan ke teman-teman. Saat kelak berbunga saya harap dapat laporan, macam bunganya seperti apa. Sayangnya kebanyakan justru tanpa kabar. Anehnya enggak ada laporan komplain kalau jelek, malah terus saja minta dikirimi biji silangan, katanya.

Kepengin dapat kiriman biji silangan? *

TIP MENYILANG ALA TARI



Mekanisme penyilangan adenium, menurut Tari, sangat gampang. Kegagalan umumnya terjadi akibat salah menentukan receptive area putik stigma bunga. Kesulitan biasanya hanya terjadi dalam menentukan bunga yang hendak digunakan sebagai induk jantan dan betina.

Paling ribet justru waktu memberi label persilangan dan kegiatan catat-mencatat sesudahnya,° ungkap Tari.

Cara penyilangan bagaimana? Ambil polen pada bunga yang dipakai sebagai induk jantan dengan tusuk gigi atau alat lain. Usapkan dan usahakan agar polen dimaksud menempel di bagian receptive area putik bunga yang dijadikan induk betina. Kalau mau lebih mudah gu
akan kaca pembesar /hand loupe/. Kalau sudah terbiasa, up tak diperlukan lagi.

Saat pertama menyilang, jangan pelit memakai polen. Ambil polen dari dua atau lebih bunga induk jantan sejenis 'Untuk menyerbuki satu putik bunga induk betina. Kelak kalau sudah terbiasa dan hafal, polen dari satu bunga calon induk lantan dapat dipakai untuk menyerbuki 3 sampai 4 putik bunga calon induk betina, terang Tari.

Keberhasilari penyerbukan bakal tampak mulai hari ketiga, akan semakin jelas di hari ketujuh. Antara lain, pedicle tangkai bunga.dan receptacle dasar bunga terlihat membesar. Kadang tangkai bunga tampak berwarna kemerahan, calon buah terlihat membesar dan belahan tanduk buah nampak jelas memisah. Usia matang tanduk buah /seed pod/ rata-rata tiga bulan. Namun beberapa arietas bisa sampai 5-7 bulan, lanjut wanita yang hobi balap go kart.

Soal waktu menyilang, tak menjadi masalah. Memang -kalau dilakukan malam hari atau menylang pagi harus menggunakan bantuan penerangan seperti head Igmp: 'saya kebanyakan menyilang di pagi hari, sebelum berangkat ke kantor. Tapi lebih ke alasan ketersediaan waktu. Kadang penyilangan juga saya lakukan sore atau malam hari juga, tuturnya.

Dimuat di majalah Garden, Desember 2007

UNTARI RETNO WAHYUNI: Belajar Menyilang Dari Lebah




Suatu sore pada awal tahun 2003, ia mendapati lebah mati terjepit di anther bunga blue hawaii. Itulah yang memberi inspirasi saya bagimana seharusnya penyerbukan adenium. Lantas saya mulai mencari dan mempelajari buku fisiologi tanaman, teknik menyilang dan pemuliaan tanaman, lanjutnya.

Setelah kurang lebih 6 bulan coba-coba menyilang baru berhasil. Penyilangan dilakukan pad a November 2003, antara red dusk (A. obesum) dan Harry Potter (Adenium hybrid) berjalan sukses. Penyilangannya pas hari ulang tahun anak pertama saya, tanggal 1 Nopember. Mulai muncul calon biji tanggal 15, dan panen biji tanggal 11 Februari sebanyak 150 biji, ujarnya.

Semua biji lantas disemai dan hasilnya cukup bagus, 95% berhasil tumbuh. Sembilan bulan berselang, tanaman hasil silangannya mulai berbunga. Corak bunganya perpaduan kedua induk atau nenek-kakeknya. Mekar pertama tanggal 24 Oktober 2004, terangnya.

Tari paling suka hasil silangan Pink Lines dengan Harry Potter, yang diberi nama First Day. Warna dan corak bunganya imut, lucu, dan genit. Soal nama memang saya serahkan ke teman-teman lewat sayembara. Pemenangnya nanti saya kirimi benih dan pupuk, ujarnya. Salah satu silangan paling mengesankan pemilik Omah Ijo Nursery ini juga masih keturunan Harry Potter. Ini merupakan salah satu obsesi saya, kebalikkan dengan corak Harry Portter. Saya ingin bunga merah bergaris putih tegas. Nah, yang ini agak mendekati, tinggal disempurnakan, lanjutnya.

Awalnya, Tari menyukai anggrek. Namun suaminya kurang begitu suka. Pilihan lantas jatuh ke adenium, karena bunganya beraneka warna dan corak. Sosok pohonnya unik dan khas. Paling utama mudah perawatannya dan suasana rumah tidak lembap dan gelap, karena pohon ini suka sinar matahari, ujarnya, pertama mengenal adenium pada awal 2003. Koleksi pertamanya, blue hawaii berkelir ungu dan berbunga lebat, dari Godongijo Nursery.

Trik Menyilang Adenium Ala Tari

Tujuan seleksi harus jelas. Ingin menghasilkan bunga, bonggol, jenis daun, pertumbuhan atau sifat lainnya. Rasional dalam menentukan kriteria seleksi. Cari informasi tentang sejarah jenis atau bunga indukan. Kumpulkan materi genetik sebanyak yang kita bisa. Banyak belajar dari buku, jurnal, majalah, tabloid, atau orang yang lebih tahu, saran Tari.

Menyilang adenium itu gampang, yang susah menentukan indukan yang sesuai. Soalnya bunga adenium mempunyai sifat incompabilitas yang tinggi dan self sterile. ujarnya. Bunga adenium tergolong penyerbuk bersilang. Jadi. sebenarnya semua bijinya adalah hibrida. Beberapa spesies atau varietas sering tidak bersesuaian alias saling menolak. Ada juga adenium yang putiknya (stigma) tidak berfungsi secara baik, dan beberapa lainnya tidak menghasilkan pollen.

Berdasar pengalaman Tari, spesies Adenium swazicum dan turunannya tidak dapat dipakai sebagai indukan betina. Soalnya stigma tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Kalaupun terbentuk calon biji, perkembangannya tidak begitu baik. Demikian juga penyilangan antara A. obesum dengan A. arabicum sangat sulit dilakukan. Namun anehnya kalau arah persilangan dibalik, A. arabicum dengan A. obesum kemungkinan diperoleh biji jauh lebih mudah.

Dimuat di Majalah Flona, Mei 2006